Yogyakarta, Kamis, 22 Januari 2026 – Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bersyukur dan mendukung kemajuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus PWI DIY periode 2025-2030 di Komplek Kepatihan Pusat Pemerintahan DIY. Acara ini menjadi yang pertama kalinya pelantikan pengurus PWI digelar di lokasi tersebut.
Dalam kepengurusan PWI DIY periode ini, beberapa nama ditetapkan sebagai penasihat, antara lain GKR Mangkubumi, Prof. Dr. Drs. Edy Suandi Hamid, Drs. A. Hafid Asrom, MM, Prof. Dr. Suyanto, dan Ki Bambang Widodo. Sementara di jajaran dewan pakar terdapat Prof. Dr. Muchlas, Prof. Dr. Sujito, SH, MSi, Prof. Pardimin, PhD, Dr. Aciel Suyanto, SH, MH, Dr. Esti Susilarti, M. Par, Dr. TM. Luthfi Yazid, SH, LL.M., serta Ahmad Subagya.
Setelah menerima penghargaan sebagai anggota istimewa/kehornatan PWI dari PWI Pusat, Sri Sultan menanggapi usulan menjadikan Yogya sebagai Pusat Pers Pancasila yang disampaikan Ketua DPD PWI DIY Hudono dan Ketua Umum DPP PWI Pusat Akhmad Munir. Beliau mengusulkan agar dilakukan studi akademik terkait gagasan tersebut terlebih dahulu. “Jika studi akademik memberikan lampu hijau, saya akan berkomunikasi dengan DPRD. Jika semuanya oke, gagasan tersebut akan dapat berjalan,” ucapnya. Selain itu, Sri Sultan juga mengingatkan insan pers untuk selalu menjaga profesionalisme, moral, etika, prinsip demokrasi, dan tanggung jawab.






