JEMBER – Guna memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat dalam memesan tiket mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pembaruan besar pada sistem infrastruktur teknologi informasinya. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan layanan di tengah tingginya antusiasme masyarakat yang akan merencanakan perjalanan mudik.
Proses migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Selama empat jam tersebut, seluruh kanal pemesanan tiket online akan dinonaktifkan sementara untuk proses transisi ke sistem yang lebih modern.
Peningkatan Kapasitas demi Kelancaran Tiket Lebaran Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk mengantisipasi lonjakan trafik pemesanan tiket yang biasanya meningkat tajam menjelang masa Angkutan Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses layanan pemesanan tiket dengan lebih stabil dan responsif. Migrasi ini memungkinkan sistem kami menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time, sehingga potensi kendala teknis saat masa pemesanan tiket Lebaran nanti bisa kita minimalisir,” ujar Cahyo.
Dampak Layanan Selama Proses Migrasi Selama periode pemeliharaan sistem tersebut, masyarakat tidak dapat mengakses layanan pemesanan, pembayaran, maupun pembatalan tiket melalui:






