Setelah berhasil mendapatkan appointment meeting, lead tersebut akan ditangani oleh Sales Representative yang akan menjelaskan produk dan layanan serta berkonsultasi dan berdiskusi lebih lanjut sesuai kebutuhan calon pelanggan. Tujuan dari Sales Representative adalah mendapatkan deal dari calon pelanggan.
Tidak berhenti sampai di situ, Anggoro juga menyoroti pentingnya strategi after sales untuk meningkatkan retention. Pada perusahaan B2B, setiap pelanggan akan ditangani oleh tim Customer Success yang bertugas untuk mendampingi dan memastikan pelanggan senang dan dapat menggunakan produk atau layanan perusahaan secara maksimal.
“Dengan kita memahami masing-masing struktur dengan benar, metode mana yang pas, kita bisa memastikan goals dari masing-masing struktur ini bisa berjalan dengan baik,” kata Anggoro Anindhito dalam presentasinya.
SaaS: Solusi Tools untuk Efisiensi Bisnis di Era AI
Salah satu strategi bisnis di era AI saat ini adalah dengan mengoptimalkan layanan Software as a Service atau SaaS untuk mendukung efisiensi dan produktivitas kerja.
Menurut laporan Statista, jumlah perusahaan SaaS di dunia tahun 2024 mencapai sekitar 30.800 perusahaan. Saat ini, SaaS menyumbang sekitar 70% dari penggunaan software atau perangkat lunak perusahaan dan diperkirakan meningkat menjadi 85% pada tahun 2025. Hal ini mengindikasikan tingginya minat perusahaan-perusahaan atas solusi SaaS untuk mendukung operasional bisnis.






