Lebih lanjut Uka Suska mengatakan bahwa BPBD juga sudah melayangkan surat ke pihak Kecamatan Nagreg, supaya menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian longsor.
“Tetapi mereka juga pascakejadian longsor pada Minggu malam, terutama warga yang rumahnya berdekatan sudah dievakuasi ke tempat aman. Kami juga sudah menghimbau masyarakat supaya jangan mendekat ke lokasi kejadian bencana longsor tersebut. Jangan berkeliaran di sekitar lokasi longsor dan supaya mereka menjauh dari lokasi longsor,” ujarnya
Apalagi saat ini, kata dia, masih turun hujan. Apalagi berdasarkan perkiraan dari BMKG, masih ada potensi turun hujan dalam beberapa hari kedepan.
“Agar masyarakat mewaspadai dan menjauh dari lokasi longsor,” katanya.
Dikatakannya, BPBD juga akan memasang rambu-rambu bahaya ancaman bencana di sekitar lokasi bencana longsor.
“Perlu juga ada pengawasan dari aparat atau desa setempat,” katanya.
Ia menyebutkan akses ruas jalan di sekitar lokasi bencana longsor itu, yang sebelumnya tertutup material longsor dan membahayakan sudah dibersihkan dan saat ini sudah bisa dilalui kendaraan.
“Kami juga berharap pemerintah desa setempat untuk terus melakukan pengawasan kepada warga sekitar, supaya jangan mendekati lokasi longsor. Lebih baik jauh dari lokasi bencana longsor karena khawatir mengancam keselamatan,” katanya.






