Bekasi – mediapatriotindonesia.com
Gerakan Perubahan Mahasiswa Bekasi (GPMB) Fuji Nugraha Ridwan menolak rencana ‘Aksi People Power’ yang rencananya digelar di Jakarta pada 10 Agustus 2023.
Ketua Ormas GPMB, Farhan menyebut Aksi People Power yang digagas Ketua Dewan Pembina Mega-Bintang Moedrick Sangidu hanya akan memicu kegaduhan baru yang hasilnya tidak akan memberikan dampak apa-apa terhadap masyarakat.
“Kami dari Organisasi Gerakan Perubahan Mahasiswa Bekasi dengan tegas menolak rencana People Power dari kelompok Mega-Bintang. Kami yakin hanya akan membuat kegaduhan baru, sementara rakyat ini lagi pusing dihadapkan pada situasi sosial ekonomi yang tidak menentu. Enggak akan ada hasilnya”, ungkap farhan di Kota Bekasi, selasa (9/8).
Farhan berkata demonstrasi turun ke jalan mengkritisi pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, namun tak berarti harus menurunkan pemerintahan yang ada.
“Farhan paham sekali kondisi politik saat ini yang memanas jelang Pemilu dan Pilpres, aksi demo turun ke jalan juga bagian demokrasi, tapi bukan terus untuk menurunkan pemerintahan. Kan, rezim ini juga akan berakhir sebentar lagi”, ujar Farhan.
Farhan pun akan menggerakkan anggotanya di Kota Bekasi untuk membantu dan bersinergi dengan aparat Polri dan TNI dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat termasuk mencegah provokasi yang menjadikan suasana tidak kondusif.






