Upaya untuk mengonfirmasi pihak Pemerintah Daerah belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, unsur dinas terkait belum dapat ditemui karena kesibukan agenda internal.
Para Keuchik berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen segera mengambil langkah cepat untuk mencairkan hak mereka. Lebih dari sekadar nominal gaji, jerih tersebut menyangkut martabat dan keberlangsungan hidup mereka serta keluarga.
“Semoga suara kami ini didengar. Kami hanya ingin bisa pulang ke rumah, membawa senyum untuk anak-anak kami,” tutup salah satu Keuchik dengan suara bergetar. ( Hendra)






