Berita  

“Topo Wido Sinjang Rambut” Kisah Legendaris Ratu Kalinyamat.

“Topo Wido Sinjang Rambut” Kisah Legendaris Ratu Kalinyamat.

MEDIA PATRIOT INDONESIA, Kamis ( 12 – 3 – 2026) – Ratu Kalinyamat salah satu pahlawan perempuan dari Indonesia yang dikenal sebagai ratu yang kaya dan berkuas pada abad ke-16, Ratu Kalinyamat juga dikenal sebagao pribadi yang cerdas, dan berwibawa. Berasal dari Jepara, Jawa Tengah, beliau dikenal sebagai tokoh kunci yang membangun kekuatan maritim Nusantara dan memimpin perlawanan keras terhadap hegemoni kolonial Portugis.

Siapa Itu Ratu Kalinyamat?
Ratu Kalinyamat adalah putri dari Sultan Trenggana, raja ketiga Kesultanan Demak (1521-1546), dan cucu dari Raden Patah, pendiri Demak. Nama lahirnya adalah Retna Kencana. Beliau menjabat sebagai Adipati (Bupati) di Jepara.

Ratu Kalinyamat memerintah Jepara dari tahun 1549 hingga 1579. Di bawah kepemimpinannya, Jepara mencapai masa keemasan sebagai bandar niaga utama di Pulau Jawa dan memiliki armada laut yang kuat. Bahkan, sumber-sumber Portugis menjulukinya “Rainha de Japara, senhora poderosa e rica, de kranige Dame” yang berarti “Ratu Jepara, seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani”.

Baca Juga  Ketua WBI Kabupaten Bekasi H Apud Syaepudin Telah Lega Tugasnya Menghantarkan Ade Kuswara kunang SH Dan Dr Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Dan Wakil Bupati Telah Usai Pesan Untuk Bupati Dan Wakil Bupati Hati Hati Akan Banyak Orang Yang Aku Aku Yang Ingin Di Akui

Biografi Singkat Ratu Kalinyamat
Retna Kencana dinikahkan dengan Pangeran Hadlirin (Raden Toyib), yang berasal dari Aceh (putra Sultan Mughayat Syah). Keduanya memerintah bersama di wilayah Kalinyamat, Jepara. Sayangnya, kehidupan damai mereka terenggut oleh konflik internal Kerajaan Demak.