Berita  

Pematang Pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Bertajuk ” Satu Desa Satu Sarjana “.

Pematang Pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Bertajuk ” Satu Desa Satu Sarjana “.

REMBANG, JATENG, Media Patriot Indonesia – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Rembang mulai mematangkan pelaksanaan program beasiswa pendidikan tinggi bertajuk “satu desa satu sarjana”. Program ini diarahkan untuk mendukung pemerataan sumber daya manusia (SDM) antar desa.

Pembahasan teknis program tersebut digelar di Ruang Rapat Bupati, Rabu (8/4), dengan melibatkan sejumlah kepala desa.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Achmad Solchan, menjelaskan bahwa konsep “satu desa satu sarjana” memiliki beragam pemaknaan. Namun, Pemkab Rembang memilih pendekatan yang berfokus pada pemerataan jumlah sarjana antar desa.

“Istilah satu desa satu sarjana ini ada berbagai versi. Ada yang memaknai setiap desa harus menyekolahkan satu orang sampai sarjana. Tapi ada juga yang memaknainya sebagai upaya mengurangi disparitas jumlah sarjana antar desa. Nah, yang kita ambil adalah pendekatan kedua,” ujarnya.

Baca Juga  Seorang Pria Di Desa Kabongan Lor Rembang Di Temukan Tewas Gantung Diri

Ia menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi 11 desa yang menjadi prioritas penerima program beasiswa pada tahun 2026. Penentuan tersebut didasarkan pada data dari Dinas Sosial terkait jumlah sarjana di masing-masing desa.

“Kenapa 11 desa, karena berdasarkan data Dinsos, desa-desa ini rata-rata baru memiliki sekitar 10 sarjana. Ini yang menjadi dasar kami untuk mengambil langkah penanganan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebanyak 11 desa tersebut meliputi Pakis (Kecamatan Sale), Logung (Kecamatan Sumber), Kajar (Kecamatan Gunem), Banyuurip (Kecamatan Pancur), Baturuno (Kecamatan Sarang), Blimbing (Kecamatan Sluke), Ngasinan (Kecamatan Kragan), Bogorejo (Kecamatan Sumber), Gilis (Kecamatan Sarang), Criwik (Kecamatan Pancur), dan Ngargomulyo (Kecamatan Lasem).