Berita  

Proyek Rp31 Miliar di RSUD Soedarso Pontianak Disorot, Atap Gedung Rawat Inap Baru Roboh Saat Usia Bangunan Masih “Seumur Jagung”

Proyek Rp31 Miliar di RSUD Soedarso Pontianak Disorot, Atap Gedung Rawat Inap Baru Roboh Saat Usia Bangunan Masih “Seumur Jagung”

Pontianak – media patriot indonesia. Proyek pembangunan gedung rawat inap baru di RSUD dr. Soedarso Pontianak yang menelan anggaran sekitar Rp31 miliar dari APBD Provinsi Kalimantan Barat kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, bangunan yang belum lama selesai dikerjakan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius setelah bagian atapnya roboh.

Insiden ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Gedung yang digadang-gadang menjadi fasilitas baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan justru diduga mengalami kegagalan konstruksi ketika usia bangunan bahkan belum genap setahun.

Padahal, proyek pembangunan gedung rawat inap tersebut dirancang untuk menambah kapasitas layanan rumah sakit rujukan terbesar di Kalimantan Barat itu dengan puluhan kamar dan fasilitas pendukung bagi pasien.

Baca Juga  *Haji Uma Soroti Kelalaian Sopir Ambulance dan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas *

Namun fakta di lapangan justru berbanding terbalik. Bangunan yang baru selesai dibangun sudah mengalami kerusakan struktural pada bagian atap, sehingga memunculkan dugaan adanya persoalan serius pada proses pembangunan proyek tersebut.

Sejumlah pihak menilai peristiwa ini tidak bisa dianggap sepele. Jika benar kerusakan terjadi dalam waktu singkat setelah pembangunan selesai, maka perlu ditelusuri kemungkinan adanya kesalahan perencanaan teknis, kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi, atau lemahnya pengawasan pekerjaan.

“Proyek dengan nilai puluhan miliar rupiah seharusnya dibangun dengan standar konstruksi yang ketat. Jika bangunan baru sudah roboh di bagian atap, maka ini patut dipertanyakan,” kata salah satu sumber yang mengetahui proyek tersebut.