Ketua MUI Cabang Blora KH Muharror Ali menyampaikan permohonan maaf karena Musda MUI baru bisa dilaksanakan. “Mestinya kepengurusan MUI Kabupaten Blora sudah berakhir karena masa bakti 2016-2021,” ucapnya.
Hal tersebut sebagai pengaruh pandemi COVID-19 sehingga pengurus MUI belum bisa berbuat banyak untuk masyarakat.
Namun demikian, program kerja baik yang bersifat fungsional maupun institusional telah dilaksanakan dengan baik di antaranya telah dapat melakukan pembentukan kepengurusan MUI tingkat Kecamatan.
Telah mengadakan forum komunikasi ulama dan umarah yang bekerja sama dengan Pemda dan unsur Forkopimda tentang keberadaan pembangunan keagamaan, tentang penularan wawasan kebangsaan dan penanggulangan radikalisme serta upaya menciptakan kondusivitas masyarakat terutama pada saat menghadapi pandemi COVID-19.
KH Muharror Ali juga mengungkapkan kecaman pedas dari umat ketika ada imbauan ibadah Jumatan di masjid diliburkan. “Ternyata Kyai takut dengan COVID-19 namun tidak takut dengan Allah,” katanya.
Mengingat MUI berperan sebagai imamnya para umat Islam dan bertugas sebagai pelindung umat, pelayan umat dan mitra pemerintah, kata Muharror Ali, seharusnya dapat bersikap bijaksana dalam menghadapi permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat.
Dirinya juga mengutarakan unek-unek, tolong untuk kepengurusan MUI Kabupaten Blora di masa mendatang pilihlah pemimpin yang cerdas, kredibel dan bijaksana karena dirinya sudah memimpin MUI Kabupaten Blora tiga periode sementara presiden saja hanya dua periode.






