2. Secondate Beauty
Mengangkat semangat inklusivitas lewat koleksi Royal Lip Mousse dan Face Castle bertema Disney Princess. Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan warna-warna cantik, tapi juga merayakan keberagaman identitas perempuan—nilai yang sangat dekat dengan Gen Z.
3. Novere
Label fashion lokal ini menghadirkan koleksi “All of Us” bersama Disney Princess yang mencerminkan keberagaman warna kulit dan karakter. Melalui fashion, Novere mendorong percakapan seputar representasi dan self-worth dalam kemasan yang fun dan relevan.
4. Puru Kambera
Brand modest fashion dari Bandung ini meluncurkan koleksi hijab bertema Princess seperti Mulan, Belle, dan Cinderella. Dengan pendekatan yang elegan dan personal, Puru Kambera menunjukkan bahwa hijab pun bisa menjadi medium ekspresi karakter dan kekuatan diri.
5. OH!SOME
Retail lifestyle yang menghadirkan experience store bertema IP, seperti Winnie the Pooh Sweet Picnic dan Stitch Beach Club. Dengan activations offline dan merchandise eksklusif, OH!SOME mengubah toko menjadi ruang bermain yang imersif untuk komunitas anak muda.
Lebih dari Sekadar Kolaborasi
Bagi Gen Z, brand bukan hanya tentang fungsi, tapi tentang value, cerita, dan keterlibatan emosional. Dengan menghadirkan IP ke dalam produk sehari-hari, brand lokal membangun ruang yang akrab, menyenangkan, dan penuh makna.
Di masa depan, kolaborasi brand × IP tak lagi hanya tentang menarik perhatian. Tapi tentang menghadirkan dunia yang bisa dimiliki, dikenakan, dan dirasakan—setiap hari.






