Membangun Cerita, Bukan Sekadar Produk: Tren Kolaborasi Brand Lokal dengan IP untuk Gen Z
Jakarta, Juli 2025 – Di tengah pasar yang semakin jenuh dan cepat berubah, brand-brand lokal Indonesia memilih jalan berbeda: menghadirkan pengalaman emosional yang bermakna melalui kolaborasi dengan IP (Intellectual Property). Bagi Gen Z yang tumbuh di era fandom, nostalgia, dan storytelling visual, kolaborasi dengan karakter ikonik bukan sekadar gimmick, tapi sarana untuk membangun koneksi personal dengan produk yang mereka gunakan setiap hari.
Mulai dari karakter Disney hingga tokoh inspiratif, kolaborasi IP telah berevolusi dari sekadar lisensi gambar menjadi cerita yang hidup dalam bentuk produk kecantikan, fashion, hingga lifestyle. Brand lokal tak hanya menciptakan desain yang lucu, tapi juga mengangkat nilai dan aspirasi yang resonate dengan keseharian Gen Z.
Berikut lima brand lokal yang menjadi pionir dalam mengintegrasikan IP ke dalam strategi mereka—bukan hanya untuk menjual, tapi untuk mengajak konsumen menjadi bagian dari sebuah kisah.
5 Brand Lokal yang Sukses Berkolaborasi dengan IP
1. Jacquelle Beauté
Brand kecantikan lokal pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi resmi dari Disney. Melalui kolaborasi seperti Disney Princess, Winnie the Pooh, dan Mickey & Friends, Jacquelle menjadikan produk makeup sebagai medium nostalgia dan self-expression. Setiap kampanye dirancang sebagai bagian dari cerita yang hangat, imajinatif, dan relatable bagi Gen Z.






