Bitcoin Sentuh $122.000 USD, Rekor Baru dalam Sejarah

Bitcoin Sentuh 2.000 USD, Rekor Baru dalam Sejarah

Bersamaan dengan menguatnya nilai BTC sebagai salah satu tonggak utama dalam pasar aset kripto, aset-aset alternatif lain turut menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan, bahkan tidak jarang melampaui performa BTC, itu sendiri.

Satu di antaranya adalah CORE, aset kripto yang merupakan native token dari jaringan CORE atau blockchain layer-1. Aset ini mencatat kenaikan hingga 46.68% dalam 24 jam terakhir, berdasarkan tingkat kapitalisasi pasar. Angka tersebut, membuktikan potensinya sebagai aset kripto alternatif yang menawarkan solusi unik, dan kompatibel.

CORE menarik perhatian dengan kemampuan Ethereum Virtual Machine (EVM), yang memungkinkan pengembang untuk membangun dan menjalankan smart contract serta aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang sebelumnya berada di ekosistem Ethereum.

Baca Juga  Manajemen Bisnis yang Lebih Mudah dengan Lemhero: Absensi, KPI, dan Payroll

Selain itu, keunikan Core terletak pada mekanisme konsensus yang disebut Satoshi Plus. Sistem ini dirancang untuk menggabungkan dua kekuatan utama keamanan fundamental dari jaringan penambangan Bitcoin yang terdesentralisasi, serta kecepatan dan efisiensi dari Delegated Proof-of-Stake (DPoS).

Ini memungkinkan Core untuk memanfaatkan keamanan Bitcoin yang telah teruji sambil tetap menawarkan skalabilitas tinggi untuk aplikasi modern.

Melihat hal ini, Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, menunjukkan komitmennya yang rencananya akan menghadirkan CORE di platform nya, pada 16 Juli mendatang.