PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Teddy menegaskan bahwa kinerja gemilang ini merupakan dukungan nyata korporasi terhadap implementasi program mandatori bioetanol yang dicanangkan pemerintah. Dengan produksi yang melampaui target dan kualitas yang berada di atas ambang batas toleransi 99,2 persen, PT Enero menunjukkan kesiapan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan nasional.

“Performa gemilang ini menumbuhkan optimisme kami, bahwa kinerja tahun 2026 akan lebih tinggi lagi. Bahkan, jika ada mandatory dari pemerintah, kami siap ekspansi ke kapasitas yang lebih besar lagi. Sebab, infrastruktur, teknis, dan operasional PTPN I telah berada pada level kesiapan tertinggi untuk menjawab tantangan kemandirian energi masa depan,” tambah Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari transformasi berkelanjutan di seluruh lini produksi. Tahun 2025 menjadi fase pembuktian dengan produksi yang melampaui kapasitas terpasang. Memasuki 2026, PTPN I berkomitmen menjaga momentum dengan target produksi minimal 30 juta liter. “Hingga saat ini, kontrak on hand kami telah mencapai 13,5 juta liter atau sekitar 50 persen dari target tahunan,” ujar Teddy.

Baca Juga  Harga Emas Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS, Pasar Menanti Kepastian Kebijakan The Fed

Namun, ia juga menekankan bahwa akselerasi industri biofuel nasional membutuhkan sinkronisasi kebijakan yang kuat antar pemangku kepentingan. Kami siap mengutilisasi seluruh kapasitas produksi jika program mandatori berjalan penuh. Fokus kami saat ini adalah mendorong terciptanya regulasi yang kompetitif, terutama terkait insentif cukai, agar bioetanol domestik memiliki daya saing yang kuat di tengah gempuran produk impor,” tegasnya.