Jelang Nataru 2025/2026, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Sumatera Utara

Jelang Nataru 2025/2026, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Sumatera Utara

Adapun tiga koridor utama yang masih dalam penanganan intensif akibat amblasnya badan jalan adalah ruas Tarutung–Sibolga, Sibolga–Batangtoru, dan Batangtoru–Singkuang. Sementara itu, untuk Koridor Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km, akses telah kembali terhubung meskipun masih dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour) di empat lokasi demi keselamatan pengguna.

Guna mendukung konektivitas menuju Kota Sibolga selama masa perbaikan ini, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan sejumlah jalur alternatif. Pengguna jalan dapat melalui Jalan Nasional rute Sidikalang–Subulussalam–Barus–Sibolga. Bagi kendaraan kecil, tersedia opsi melalui Jalan Provinsi rute Doloksanggul–Pakkat–Barus–Sibolga atau Jalan Kabupaten rute Batangtoru–Sibabangun–Pinangsori–Sibolga.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Pangihutan Siahaan, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur selama Nataru tetap terjaga. Hardy memastikan bahwa meskipun ada jalur jalan yang berada di lokasi bencana, kendaraan tetap dapat berjalan melalui jalur alternatif yang disiapkan.

Baca Juga  Transaksi Praktis untuk Semua Kalangan dengan QRIS

“Untuk Nataru, khususnya di lokasi bencana, transportasi tetap dapat dilakukan melalui jalan alternatif. Di Sumatera Utara tidak ada kota atau kabupaten yang terisolasi, seluruh wilayah masih bisa diakses karena tersedia jalur alternatif,” ujar Hardy.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memastikan konektivitas wilayah di Sumatera Utara tetap andal, sehingga masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, serta aktivitas logistik dan perekonomian daerah tetap berjalan lancar.