Di sektor jalan tol, Kementerian PU memastikan seluruh ruas tol di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, yang sebelumnya menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow sejak 4 Desember, ditargetkan beroperasi normal sepenuhnya mulai 16 Desember 2025.
Kondisi prima juga dipastikan pada ruas tol utama lainnya, seperti Tol Medan–Binjai, Medan–Pangkalan Brandan, Medan–Sinaksak, dan Tebing Tinggi–Kisaran. Semua ruas tol ini dipastikan siap mendukung pergerakan masyarakat selama periode libur Nataru.
Sementara itu, penanganan intensif terus dilakukan pada infrastruktur jalan nasional dan jembatan yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Tercatat terdapat 194 titik longsoran tebing, 27 titik jalan putus, 57 titik jalan amblas, 4 titik oprit jembatan putus, serta 28 titik genangan banjir.
Seiring perbaikan yang dilakukan, hingga 15 Desember 2025, progres perbaikan menunjukkan capaian signifikan. Dari total kerusakan yang terdata, Kementerian PU telah menangani 190 titik dari 194 titik longsoran tebing. Kementerian PU juga telah melakukan perbaikan pada 12 titik jalan putus dan 55 titik jalan amblas. Selain itu, akses pada empat titik oprit jembatan yang sempat putus telah tersambung kembali, dan 28 titik genangan banjir dipastikan sudah surut.
Upaya teknis di lapangan dilakukan secara bertahap namun cepat, mulai dari pembersihan material longsor, pemasangan Jembatan Bailey, perbaikan jalan amblas menggunakan agregat dan aspal, pemasangan bronjong, hingga pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT). Beberapa titik perbaikan utama bahkan ditargetkan tuntas secepatnya.






