Lebih lanjut, Patricia Gaspersz, Senior Manager Indigo, mengatakan, “Acara ini bertujuan untuk mempertemukan ekosistem gim di Jakarta, memberikan wawasan penting terkait Product Market Fit bagi studio gim, serta menjadi wadah bagi studio gim untuk mendapatkan umpan balik langsung dari komunitas. Ini adalah langkah penting dari program Indigo sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung Perpres No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.”
Lebih dari 50 peserta turut hadir dalam acara ini, dengan mayoritas dari peserta adalah mahasiswa dan komunitas gim lokal, dengan berkolaborasi dengan 9 komunitas gim lokal, yaitu Asosiasi Game Indonesia, Indie Games Group Indonesia (IGGI), Bangun Bersama Ekraf (BEBEK), Gamedev Bogor, Gamedev Tangerang, Petanikode, Binus GAT, dan Gametech Polimedia, dan Selasar Game Design. Antusiasme para peserta mencerminkan tingginya minat terhadap industri gim, serta keinginan untuk belajar dari para pemimpin industri yang berpengalaman.
“Sangat senang mengikuti acara ini, karena di acara ini saya mendapatkan banyak insight dan inspirasi, serta juga bisa mencoba berbagai macam gim yang menarik.“ Kiki, CEO Memento Game Studio, salah satu partisipan yang hadir di acara ini.
Melalui Leader’s Talk and Play-Test, Indigo berharap dapat terus mendukung inovasi dan kolaborasi antara para pemimpin industri dan generasi muda di bidang teknologi gim. Acara seminar dan game Play-Test yang diselenggarakan di Jakarta ini adalah salah satu bentuk dukungan Telkom dalam memajukan studio gim di Indonesia, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk mengembangkan gim yang dapat bersaing di pasar global.






