1. Ecosystem Dialogue – Sesi diskusi yang melibatkan pentahelix (ABCGM: akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) guna mendorong kolaborasi di berbagai sektor.
2. Startup Clinic – Pendampingan intensif untuk membantu startup dan talenta digital lokal mengembangkan bisnis mereka di era digital.
Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo, menambahkan, “Kami percaya bahwa IndigoSpace Papua akan menjadi enabler untuk terciptanya inovasi serta pusat kreativitas bagi para talenta muda inovator di Papua untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan menciptakan solusi digital yang berdampak. Kami optimis, IndigoSpace Papua dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem digital di Papua dan sekitarnya.”
Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Indigo telah membina lebih dari 200 startup digital di berbagai industri di Indonesia. Dengan menawarkan pendanaan, akses ke jaringan investor, pendampingan, dan peluang kolaborasi bersama Telkom, Indigo terus berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan startup digital di tanah air.
IndigoSpace Papua melengkapi jaringan Indigo yang sebelumnya telah hadir di delapan lokasi, yaitu Aceh, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali, Makassar, dan Labuan Bajo. Kehadiran IndigoSpace Papua menjadi bukti nyata dari semangat Telkom untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dari Sabang hingga Merauke.






