Mengoperasikan Alat Pengendali Pencemaran Udara dari Emisi
Tidak cukup dengan mengetahui teori, peserta juga dipersiapkan untuk mempraktikkan pengoperasian alat di lapangan. Poin ini menitikberatkan pada keselamatan kerja, kestabilan sistem, dan troubleshooting ketika alat mengalami malafungsi.
Menyusun Rencana Pemantauan Pencemaran Udara dari Emisi
Pemantauan emisi secara berkala (continuously maupun periodik) menjadi kewajiban perusahaan. Peserta dilatih menyusun rencana pemantauan, menetapkan parameter yang harus diukur, jadwal sampling, hingga metode analisis laboratorium.
Melaksanakan Pemantauan Pencemaran Udara dari Emisi
Setelah rencana disusun, implementasi lapangan juga diulas. Bagaimana cara mengambil sampel udara yang benar, prosedur pengukuran di cerobong, kalibrasi alat, serta pelaporan hasil pemantauan menjadi fokus dalam modul ini.
Mengidentifikasi Bahaya dalam Pengendalian Pencemaran Udara dari Emisi
Bekerja dengan peralatan pengendali emisi maupun bahan kimia tertentu berpotensi menimbulkan bahaya, baik bagi pekerja maupun lingkungan. Peserta dilatih mengenali potensi risiko seperti ledakan, kebakaran, kebocoran bahan, atau kerusakan alat.
Melakukan Tindakan K3 terhadap Bahaya dalam Pengendalian Pencemaran Udara dari EmisiDi modul terakhir, penekanan diberikan pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Prosedur tanggap darurat, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD), dan penerapan sistem manajemen K3 menjadi topik inti yang dipelajari peserta.






