Hingga saat ini, Lintasarta telah hadir memberikan pelayanan ICT kepada
berbagai sektor industri di Tanah Air dengan keunggulan kesiapan dukungan teknis
lokal yang tersebar di 55 kota seluruh Indonesia. Lebih lanjut, kini Lintasarta
melayani lebih dari 2.474 pelanggan bisnis dari berbagai bidang usaha dengan
dukungan 88.614 koneksi jaringan yang dikelola dan dimonitor selama 24/7 secara
terpusat melalui Network Operation Center (NOC).
Dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasinya, Lintasarta terus memperluas
jangkauan fiber optic (FO) sepanjang 15.621 km di 413 kota, serta
meningkatkan kapasitas backbone jaringan di kota-kota pusat bisnis seperti
Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya hingga 2×400 Gbps. Lintasarta
juga berkolaborasi dengan berbagai mitra global, termasuk kerja sama strategis dengan
Starlink untuk menghadirkan layanan internet berbasis satelit, VSAT Low Earth
Orbit (LEO), memperkuat konektivitas hingga ke wilayah pelosok.
Sebagai bagian dari AI Factory yang membangun ekosistem teknologi digital
nasional yang berdaulat, Lintasarta menghadirkan Graphics Processing Units
(GPU) Merdeka, supercomputing AI cloud pertama di Indonesia yang
merupakan hasil kolaborasi dengan NVIDIA dan Indosat. Sebagai solusi
GPU-as-a-Service (GPUaaS) untuk infrastruktur AI berdaulat, GPU Merdeka
dirancang sebagai sovereign AI cloud yang memberikan akses bagi pemerintah,
industri, akademisi, hingga pengembang AI lokal terhadap teknologi AI terdepan
saat ini.
“Inisiatif ini merupakan langkah nyata memperkuat kedaulatan digital
nasional, agar kita tidak hanya menjadi pasar, tetapi produsen teknologi AI
yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan panduan yang berlaku,” lanjut Bayu.
AI Merdeka: Talenta dan Startup Siap AI untuk Masa Depan Digital Bangsa






