Berita  

Tim Hukum Merah Putih Meminta Masyarakat Tidak Saling Menjatuhkan Paslon Demi Pemilu Damai

Tim Hukum Merah Putih Meminta Masyarakat Tidak Saling Menjatuhkan Paslon Demi Pemilu Damai

Bekasi – mediapatriotindonesia.com
Tim Hukum Merah Putih, meminta masyarakat tidak saling menjatuhkan paslon demi pemilu damai. Memasuki masa tenang kampanye yang berakhir di Jam 00, 11 Febuari 2024. Ternyata masih ada orang yang diduga menyebarkan berita Hoax. Seperti terjadi baru-baru ini, beredar video pendek diduga seorang Pria sedang keadaan telungkep karena dipiting oleh beberapa orang. Selain itu juga beredar pemberitaan tentang dugaan korupsi dan pemutaran video yang diduga mengandung fitnah.

Untuk itu, Tim Hukum Merah Putih yang diketuai oleh C Suhadi SH MH, Sekjen M Kunang SH MH dan pengurus Dr Weldy Jevis Saleh SH MH menanggapi pemberitaan yang beredar di media massa maupun di medsos.

“Kami menyayangkan berita-berita seperti itu yang kami duga berita hoax disebarkan saat masa tenang kampanye, menurut kami ini merugikan paslon capres tertentu,” kata C Suhadi SH MH kepada wartawan, di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Baca Juga  Jelang 16 Besar, Subsatgas Walrolakir Jemput Tim Jepang, Langsung Latihan di Lapangan Banyuanyar

Menurutnya kalau memang ada dugaan pelanggaran hukum termasuk korupsi, wilayahnya laporan atau aduan baik ke Kepolisian, Kejaksaan maupun ke KPK.

“Ini yang kami sayangkan, kenapa diblash di media maupun medsos, tujuannya sudah jelas menyerang paslon capres tertentu, menurut Team Hukum Merah putih sangat tidak fair,” jelas Suhadi.

Termasuk launching film yang diduga banyak mengandung fitnah dilakukan pada saat hari tenang jelang Pilpres. Dugaan pemukulan yang terjadi di JIS, menurutnya juga tidak fair, kalau memang betul terjadi, harusnya diungkap siapa yang menyuruh, siapa yang mengungkap, jangan hanya menarasikan menyerang seseorang saja.