Hukum  

Tim GAKKUM Kementrian Lingkungan Hidup Sidak Gudang Penyimpanan Limbah B3 Di Jalan Militer Darangdan

Tim GAKKUM Kementrian Lingkungan Hidup Sidak Gudang Penyimpanan Limbah B3 Di Jalan Militer Darangdan

Purwakarta-mediapatriotindonesia.com
Tindak lanjuti pengaduan masyarakat Tim GAKKUM Kementrian Lingkungan Hidup sidak gudang penyimpanan Limbah B3.

Lokasi usaha yang bsebelumnya viral lakukan penampungan dan penyimpanan bahan Kimia berbahaya (B3), akhirnya disidak oleh team Penegakan Hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK) pada selasa 06/06/23.

Gudang penyimpanan bahan Kimia berbahaya (B3) tersebut berlokasi di Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta.

Yoga Kepala Team Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup saat dikonfirmasi terkait gudang yang diduga kuat mengelola Limbah B3 mengatakan” pengelola tidak tau kalau yang dimanfaatkan itu adalah Limbah B3 karena yang dia beli katanya Limbah non B3.

“Pengelola Limbah tersebut taunya ampas sawit, akan tetapi kami menduga itu Gleserin Pitch/A343-1, karena ciri-ciri fisik sesuai yaitu Gleserin pekat, berwarna coklat sampai hitam”jelasnya.

Yoga juga menjelaskan” untuk sementara tindakan yang kami lakukan adalah himbauan dan edukasi agar lebih berhati2 untuk pengelolaan Limbah terutama Limbah B3″tutupnya.

Robiyul Maulana Kades Darangdan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada team Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup(KLHK) yang telah menindak lanjuti keluhan dari masyarakat.

Berdasarkan Undang-Undang Republik indonesia nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang selanjutnya disebut Limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/kegiatan yang mengandung B3.

Sedangkan berdasarkan UU nomor 32 tahun 2009, pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp.1.000.000.000-,(satu miliar rupiah) paling banyak Rp.3.000.000.000-,(tiga miliar rupiah) akan dikenakan pada setiap orang yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin.

Penulis: Muhamad Sulaeman Editor: Redaksi