Telkom Indonesia Perkuat Akses Inovasi AI untuk Startup Lokal Melalui Program Indigo AI Connect x NTT Startup Challenge

Telkom Indonesia Perkuat Akses Inovasi AI untuk Startup Lokal Melalui Program Indigo AI Connect x NTT Startup Challenge

Indigo Bawa Kolaborasi Ekosistem AI dan Investor Global dalam AI Connect x NTT Startup Challenge

Kesenjangan adopsi teknologi akal imitasi (AI) masih menjadi tantangan utama dalam akselerasi ekonomi digital di Indonesia. Banyak startup dan pelaku industri dalam negeri belum memiliki akses yang memadai terhadap jejaring internasional, sumber pendanaan, serta pemahaman strategis tentang pemanfaatan AI. Tanpa koneksi yang kuat ke ekosistem global, potensi AI sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia berisiko tidak tergarap maksimal.

Sebagai upaya memperkuat daya saing teknologi lokal dan memperluas akses inovator terhadap jejaring global, Telkom Indonesia melalui program Indigo menyelenggarakan AI Connect x NTT Startup Challenge. Inisiatif ini menghadirkan pemimpin ekosistem inovasi, investor, dan pelaku industri dalam diskusi terbuka bertajuk “AI & The Next Frontier: Unlocking Future Economic Growth”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Indigo AI Connect Series yang menyoroti bagaimana AI dapat mengoptimalkan efisiensi bisnis, strategi pemasaran, dan membuka peluang investasi bagi startup teknologi.

Baca Juga  Apa itu Training Sertifikasi Penanganan Bahaya Gas H2S Energy Academy?

Talkshow yang digelar di IndigoHub Yogyakarta ini menghadirkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, seperti Eureka Bastian (KADIN Indonesia), Indra Jatmiko (BNI Ventures), Rudy Kosashi (NTT Startup Challenge), dan Gede Sangu Gemi (Makruva Venture Creation). Para pembicara menyoroti pentingnya membangun ekosistem AI yang kolaboratif, adaptif, dan berpihak pada pertumbuhan teknologi lokal. Acara ini juga menghadirkan sesi eksklusif bersama Yasuhiro Nishino dan Makiko Yamada dari NTT Japan, yang memaparkan peluang ekspansi global melalui program inkubasi NTT Startup Challenge bagi startup Indonesia yang ingin menembus pasar internasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES