Setelah Banjir Aceh–Sumut–Sumbar, Balancia Tantang Korporasi Lain: Berani Tanam Pohon atau Cuma Bikin Drama?

Setelah Banjir Aceh–Sumut–Sumbar, Balancia Tantang Korporasi Lain: Berani Tanam Pohon atau Cuma Bikin Drama?

Yogyakarta, 9 Desember 2025 — Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa minggu lalu kembali menunjukkan rapuhnya ekosistem alam Indonesia. Saat banyak perusahaan dan pejabat publik sibuk membuat unggahan “turut prihatin”, Balancia Ship Agency akan turun langsung menanam 2.000 mangrove di Pantai Pesisir Selatan DI Yogyakarta, melalui program Balancia Care pada tanggal 30 Desember 2025.

Aksi ini dilakukan bukan sebagai seremoni, tetapi sebagai kritik keras terhadap minimnya komitmen nyata dalam menjaga lingkungan.

“Bencana kemarin bukan hanya soal hujan ekstrem. Pesisir kita rusak, pohon ditebang, mangrove hilang. Pertanyaannya sederhana: Berapa banyak perusahaan yang berani menanam pohon, bukan cuma bikin drama di media sosial?.” — Muhammad Candra Rambe, CEO Balancia Ship Agency.

Baca Juga  KAI Daop 1 Jakarta Serahkan Bantuan Sarana Fasilitas Penunjang Layanan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang

Langkah Nyata Setelah Bencana

Melalui kolaborasi dengan Pemuda Peduli Yogyakarta, Balancia akan menanam 2.000 bibit mangrove di Pesisir Pantai Selatan DI Yogyakarta sebagai bentuk aksi langsung memperkuat garis pantai dan memulihkan habitat pesisir.

Balancia menegaskan, upaya ini sekaligus tantangan terbuka untuk korporasi lain terutama yang beroperasi di sektor maritim, energi, dan industri pesisir.

“Kalau semua hanya menunggu bencana berikutnya, siapa yang mulai? Balancia memilih bergerak sekarang” tegas Candra.