Jakarta (01/04) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“Perseroan”) / Krakatau Steel Goup (KRAS) mengumumkan pencapaian penting dalam perjalanan transformasinya dengan membukukan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68 triliun) pada tahun buku 2025. Pencapaian ini merupakan buah dari kepercayaan para pemangku kepentingan serta langkah strategis pembenahan internal yang dilakukan secara bertahap.
Laba bersih yang tercatat pada periode ini
sebagian besar bersumber dari keuntungan buku (accounting gain) atas keberhasilan program restrukturisasi utang
yang komprehensif. Perseroan mencatatkan pendapatan keuangan sebesar USD 519,92
juta dari proses restrukturisasi tersebut, termasuk laba atas penyelesaian
kewajiban dipercepat (haircut)
senilai USD 156,74 juta.
Amanah Transformasi dan Dukungan Stakeholders
Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa
hasil positif ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah melalui Danantara
serta kepercayaan para kreditur dan mitra bisnis.
“Kami
sangat mensyukuri capaian ini sebagai bentuk amanah dari para pemangku
kepentingan. Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi
pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah. Laba ini adalah titik awal yang
kami sikapi dengan rendah hati untuk terus memastikan keberlanjutan industri
baja nasional,” ujar Akbar Djohan
Sepanjang
tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 959,84 juta
(Rp16,05 triliun). Total volume penjualan produk baja mencapai 944.562 ton,
meningkat tajam sebesar 29,0% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penguatan Struktur Neraca dan Tata Kelola






