Berita  

Program BSPS Kelurahan Setiawargi Menjadi Contoh Bagi Daerah Lain.

Program BSPS Kelurahan Setiawargi Menjadi Contoh Bagi Daerah Lain.

Tasikmalaya-mediapatriotindonesia.com
Program BSPS Kelurahan Setiawargi menjadi contoh bagi daerah lain.

Setiap program-program dari pemerintah sangat ditunggu oleh masyarakat salah satunya program BSPS(Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 13/PRT/M/2016. Rumah swadaya adalah rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat.

Rumah Swadaya Adalah Rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat Jadi, pembangunannya diselengarakan atas inisiatif masyarakat. baik secara individu maupun berkelompok.

Untuk pembangunan rumah yang sudah tidak layak huni yang kriterianya sudah ditentukan terutama lahan milik sendiri dan sanggup swadaya, bagi Masyarakat yang Berpenghasilan Rendah(MBR) bersumber dari APBN(Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang bertujuan supaya bisa meninggakatkan sarana, prasarana.

Pada tahun 2023 untuk wilayah Kecamatan Tamansari mendapatkan 50 Unit lebih banyak dibanding wilayah Kecamatan lain di Kota Tasikmalaya, jumlah total bantuan persatu rumah senilai Rp.20,000,000 dengan rincian bahan bangunan senilai Rp.8,750,000 selama dua termin dan upah tukang senilai Rp.2,500,000 dibagi dua termin.

Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya menjadi ajang percontohan untuk daerah lain dengan tetap mempertahankan bentuk bangunan adat budaya di daerah tersebut, salah satu penerima mampaat menyampaikan sangat bersyukur dengan adanya program ini dari pemerintah dan berharap bisa berlanjut karena sangat membantu untuk kami yang ingin memperbaiki rumah dengan penghasilan rendah.

Sebagai Ketua Fasilitator BSPS Kota Tasikmalaya Ai Risna Novitasari,ST mengatakan “kami sangat senang ketika bisa memfasilitasi masyarakat yang ingin mempunyai rumah bangunan baru sesuai keinginan dari masyarakat, meskipun jalan masuk menuju penerima mampaat masih tergolong daerah pelosok dengan medan jalan yang masih belum bisa dimasuki kendaraan besar.

Penulis: H Erus RusmanaEditor: Redaksi