Berita  

Program Bedas Pupuk Non Subsidi Gelombang Kedua Menyapa Petani Kabupaten Bandung

Program Bedas Pupuk Non Subsidi Gelombang Kedua Menyapa Petani Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung – mediapatriotindonesia.com

Bupati Kabupaten Bandung, akrab dipanggil Kang DS, menunjukkan kepekaannya terhadap kekurangan pupuk subsidi. Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, Dinas Pertanian telah memberikan bantuan pupuk non subsidi melalui Program Bedas, yang merupakan gelombang kedua setelah sukses dilaksanakan pada tahun 2023.

(19/01/2024).


Pada pembinaan kelompok tani di BPP Kecamatan Ciparay, 57 kelompok tani dari seantero kecamatan turut hadir. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Bank BPR, bertujuan membuka rekening setiap kelompok tani yang diwakili oleh ketua dan bendahara. Heni Nuraeni, S.PT, memberikan penjelasan terkait pupuk subsidi, non-subsidi, dan aspek teknis lainnya yang terkait dengan Program Si Bedas ini.

Baca Juga  Sekjen Kemhan RI Dukung Inisiatif Pertahanan JASMINE di Forum Pertahanan ASEAN-Jepang


Menyoroti alokasi pupuk subsidi, Heni Nuraeni menjelaskan bahwa aturan dan SOP sudah ditetapkan oleh Kementerian, dan pengajuannya memiliki angka yang telah ditentukan dari pusat. Namun, anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani. Oleh karena itu, Program Si Bedas memberikan bantuan sebesar Rp. 500.000 kepada setiap petani, bukan dalam bentuk uang, melainkan pupuk.


PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) berperan sebagai fasilitator dan pengawas bantuan pupuk ini. Kelompok tani diwajibkan membeli pupuk dari kios yang sudah resmi, dan pihak BPP memfasilitasi transaksi dengan mengumpulkan kelompok tani dan mendatangkan BDS (Bandung Daya Sentosa) untuk melakukan transaksi jual-beli. Setelah penilaian harga dan kesepakatan, kelompok tani membuat surat pesanan, dan BDS mengantarkan pupuk tanpa biaya pengiriman.