Berita  

Meskipun Sempat Ada Ketegangan, Demo Petani Tebu di Alun – alun Blora Berjalan Damai hingga Puncaknya.

Meskipun Sempat Ada Ketegangan, Demo Petani Tebu di Alun – alun Blora Berjalan Damai hingga Puncaknya.

BLORA, Media Patriot Indonesia – Ribuan petani tebu tak surutkan ratusan petani tebu Blora sampaikan aspirasi dengan lakukan demo di Alun Alun Blora pada Kamis ( 2 – 4 – 2026).

Dengan menaiki truk dan traktor, rombongan konvoi dari pabrik gula GMM Todanan menuju kota.

Demo tersebut diambil karena Bulog selaku pemilik GMM tidak mampu memenuhi janji petani untuk memulai giling tahun ini karena mesin produksi rusak parah.

Mesin tersebut rusak dan tak mampu giling sudah berlangsung sejak tahun 2025 atau tahun lalu.

Para petani yang merasa kebingungan menyalurkan hasil panen, berulangkali tempuh jalur audensi namun hingga saat ini belum ada kepastian.

Dalam demo tersebut diantaranya petani membawa banner yang cukup unik, diantaranya bertuliskan :

Baca Juga  MPC PP Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan

“”Duwek Ra Digowo MATI Ra Due Duwek Bilenge Stengah Mati Pabrek GMM Ora Produksi. Wonge Tani Ora Iso Ngelongi Utang BRI”

“6MM ORA GİLİNG BOJO YO RASIDO GLOWING..!!!”

Dari pantauan dilokasi, acara demo berlangsung aman dan kondusif. Orator pun bergantian menyuarakan nasib petani Blora.

Meskipun sempat ada bersitegang, demo berjalan dengan lancar dan damai hingga puncaknya. pungkasnya

( Tim)