Berita  

Masyarakat Kalimantan barat Menunggu janji Kempanye Gubernur kalbar pemekaran kapuas Raya

Masyarakat Kalimantan barat Menunggu janji Kempanye Gubernur kalbar pemekaran kapuas Raya

Pontianak Media Patriot indonesia

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru Provinsi Kapuas Raya. Pernyataan itu disampaikan dengan nada tegas dan bahasa akademis saat membuka seminar penyusunan kajian di Pendopo Bupati Sintang. Kata kuncinya jelas: urgensi pemekaran. Secara politik, ini sinyal dukungan. Secara praktik, publik masih menunggu tindak lanjutnya. Habis-habis gitu jak bah.

Alasannya pun masuk akal. Kalimantan Barat wilayahnya luas, geografisnya rumit, dan berbatasan langsung dengan negara lain sepanjang 924 kilometer. Dalam logika perencanaan wilayah, pemekaran selalu dianggap solusi: rentang kendali dipersempit, pelayanan publik dipercepat, pembangunan dipercepat. Di atas kertas, semua tampak rapi.

Baca Juga  Tahun 2025 ini, Kabupaten Blora Mengalami Penurunan Angka Kemiskinan Cukup Signifikan.

Ria Norsan juga menegaskan bahwa Kapuas Raya bukan gagasan instan. Ini perjuangan panjang, diwariskan dari satu rezim ke rezim berikutnya. Kini harapan kembali dititipkan pada periode kepemimpinannya. Harapan, tentu saja, adalah mata uang paling murah dalam politik.

Tokoh Masyarakat Sintang yg juga mantan bupati dua periode, Milton Crosby mengingatkan, wacana Kapuas Raya sudah muncul sejak awal tahun 2000. Saat itu wilayah timur Kalbar masih terdiri dari Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu. Seminar pertama digelar tahun 2003 di Universitas Kapuas Sintang. Di tahun yang sama, Sekadau dan Melawi resmi lahir lewat Undang-Undang. Dua daerah jadi, satu wacana tertinggal.

Penulis: Andi Tenri Sangka Kabiro Pontianak Kalimantan Barat Editor: Admin