Berita  

Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan dan Angin Segar Perubahan (Wine of Change) untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi..!

Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan dan Angin Segar Perubahan (Wine of Change) untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi..!

Oleh : Syech Mujahidin Djenar
Ketua Umum Gemuis Betawi

Perestroika, berasal dari istilah Rusia yg berarti “Restrukturisasi” atau “Perombakan”, adalah kebijakan yg diperkenalkan oleh Presiden Mikhail Gorbachev untuk Mereformasi sistem ekonomi & Politik Negara Adidaya Uni Soviet (USSR).

Dalam konteks ini, Pergub LAM Betawi dapat diartikan sebagai perestroika bagi masyarakat Betawi, yaitu sebuah perubahan besar yg Membawa Dampak Positif bagi Kemajuan & Kesejahteraan Rakyat Betawi.

Pergub LAM Betawi merupakan upaya untuk Memperkuat Struktur Sosial Masyarakat Adat Betawi yg heterogen & kompleks.

Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki struktur sosial yg unik, dengan berbagai etnis & kelompok sosial yg berbeda.

Dengan Mengakui & Memperkuat Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat identitas & kohesi sosial masyarakat Betawi, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan yg terkait dengan pembangunan daerah.

Baca Juga  Optimistis Kabupaten Blora Sebagai Kategori Madya ke Tingkat Nindya",

Dalam konteks Desentralisasi Kebudayaan, Pergub LAM Betawi merupakan langkah penting untuk memperkuat identitas budaya Betawi & meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kebudayaan.

Dengan mengakui & memperkuat LAM Betawi, pemerintah provinsi Jakarta dapat membantu memperkuat Otonomi Budaya Betawi & meningkatkan kemampuan masyarakat Betawi untuk mengelola serta melestarikan kebudayaan mereka sendiri.