Bisnis  

Kementerian PU Bantu Masyarakat Aceh Tamiang dengan Mengirimkan Sarana Air Bersih dan 2 Tim Tanggap Darurat

Kementerian PU Bantu Masyarakat Aceh Tamiang dengan Mengirimkan Sarana Air Bersih dan 2 Tim Tanggap Darurat

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara proaktif mengirimkan bantuan sarana dan prasarana air bersih serta sanitasi agar masyarakat mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat. Hal ini juga untuk mendukung percepatan penanganan banjir dan pemulihan layanan dasar di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sanitasi, serta kebutuhan mendasar masyarakat terdampak bencana.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya peran pemerintah pusat dalam situasi darurat untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan warga. “Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” ujar Menteri Dody. “Ketersediaan air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan adalah kebutuhan paling mendasar dalam situasi darurat.

Baca Juga  ASUS Luncurkan Rangkaian Router WiFi 7 Terlengkap di Indonesia

Kementerian PU berkomitmen untuk terus memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung dapat segera berfungsi demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk respons cepat, Kementerian PU telah menerjunkan dua tim tanggap darurat. Tim pertama berangkat dari Banda Aceh menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) dari Dermaga Ulee Lheue menuju Krueng Geukueh, Lhokseumawe. Tim ini membawa 6 armada yang terdiri dari 1 mobil komando, 2 Mobil Tangki Air (MTA), dan 3 dump truck. Muatan yang diangkut meliputi 15 unit Hidran Umum (HU), 5 unit toilet knock down, tangki septik, serta bantuan pangan dan obat-obatan. Perjalanan menuju Aceh Tamiang melalui rute Aceh Utara, Aceh Timur dan Langsa memakan waktu hampir 10 jam akibat kondisi cuaca hujan, genangan, dan jalan yang rusak.