PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan tentang pentingnya disiplin dan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang. Imbauan ini disampaikan setelah kembali terjadinya insiden tertempernya kereta api oleh kendaraan di wilayah Jakarta Utara, Rabu (10/12).
KAI menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kepatuhan pengendara terhadap rambu dan prosedur keselamatan. Masyarakat diminta selalu menerapkan prinsip Berhenti, Tengok kiri–kanan, Pastikan Aman, lalu Jalan sebelum melintas.
Kronologi Kejadian
Pada pukul 18.09 WIB, KA 2252 (Commuter Line relasi Jakarta Kota – Tanjung Priuk) TS 205 JR 48 SF 8 tertemper mobil di JPL 7A (tidak dijaga) KM 2+900 jalur hulu Jakarta Kota – Tanjung Priuk. Sebelum kejadian Masinis membunyikan klakson KRL berulang kali sebagai peringatan. Selanjutnya Masinis segera melaporkan insiden tersebut.
Adapun tindak lanjut yang dilakukan:
Koordinasi dengan PKD Stasiun Ancol, PKD Ancol tiba di lokasi untuk pengamanan
Setelah rangkaian dinyatakan aman, perjalanan KA dilanjutkan, pemeriksaan lanjutan dilakukan di Stasiun Jakarta Kota
Tidak ada korban jiwa. Namun kejadian ini kembali menjadi bukti bahwa kelalaian pengendara dapat memengaruhi keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan lainnya.
Identitas Pengendara dan Kendaraan
Pengendara inisial NK (59 Tahun), alamat Kalibawang, Kab. Wonosobo






