Berita  

Jembatan Krueng Tingkeum Tuntas, Denyut Nadi Ekonomi Bireuen Berangsur Pulih

Jembatan Krueng Tingkeum Tuntas, Denyut Nadi Ekonomi Bireuen Berangsur Pulih

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah berhasil melakukan perbaikan pada sejumlah infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh. Salah satunya ditandai dengan terselesaikannya perbaikan pada Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, yang sebelumnya putus total akibat banjir bandang. Jembatan darurat yang menggantikan jembatan lama ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses yang sempat terputus.

Kementerian PU sendiri masih terus bekerja melakukan penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh akhir November 2025. Salah satu fokus utama kementerian adalah pemulihan konektivitas melalui perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan difungsikannya jembatan darurat tipe bailey sepanjang 66 meter pada Sabtu, 27 Desember 2025, sebagai pengganti Jembatan Krueng Tingkeum.

Baca Juga  Tingkatkan Ketrampilan Pengendalian Massa, Polres Blora Gelar Latihan Dalmas

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan urat nadi utama mobilitas masyarakat dan jalur distribusi logistik. Pembukaan jembatan darurat Krueng Tingkeum sekaligus mengakhiri kelumpuhan yang sempat terjadi selama satu bulan pada ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan. Beroperasinya kembali jembatan ini membawa angin segar bagi pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi wilayah tersebut.

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memprioritaskan pembukaan akses jalan nasional ini karena menyadari perannya yang sangat penting. Proses pembangunan jembatan darurat di Krueng Tingkeum merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan kontraktor lokal. Dalam melaksanakan pekerjaan, PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang bertindak sebagai pelaksana utama dukungan oleh PT Krueng Meuh, mendapatkan pendampingan penuh dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan BPJN.