Berita  

Jembatan Galeh Dibongkar Didanai 15 M, Lalin Ditutup Separo

Jembatan Galeh Dibongkar Didanai 15 M, Lalin Ditutup Separo

Temanggung, mediapatriotindonesia.com – Jalur lalu-lintas Temanggung – Parakan – Wonosobo – Ngadirejo diprediksi bakal mengalami kemacetan. Proyek pembongkaran jembatan Sungai Galeh yang membelah Kota Parakan akan dimulai di pekan ketiga di bulan April 2026. Proyek rehabilitasi jembatan dan jalan ini akan menelan dana Rp 5 miliar.

Pihak Kelurahan Parakan Wetan menyebutkan, proyek akan dimulai di pekan ketiga di bulan April 2026. Pihak pelaksana dari PT Selo Kencono Putra Persada yang memenangkan lelang proyek ini diwakilkan oleh Thomas Danang dan didampingi konsultan pengawas dan PPK.

Pekerjaan ini rehabilitasi jalan dan jembatan Galeh di sisi Timur. Ada dua desa terdampak, Desa Wanutengah dan Kelurahan Parakan Wetan,” papar Danang di hadapan belasan warga dan pedagang yang diundang sosialisasi di ruang pertemuan balaidesa Parakan Wetan, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga  Peringati HANI 2024, Gaungkan Lawan Kejahatan Narkoba

Untuk memperlancar proses pengerjaan pembongkaran jembatan Sungai Galeh, ruas jalan di sisi timur bakal ditutup total. “Dimulai penutupan di tugu. Para pedagang kami mohon maaf jika proyek ini mengganggu kegiatan usaha. Tapi yang jelas, jalan yang didepan tempat usaha tetap terbuka bagi pembeli,” tuturnya.

Sepanjang jalan raya dari jembatan, tugu hingga Pasar Legi Parakan juga akan diaspal ulang. Tugu Parakan sampai jembatan akan dilakukan pekerjaan overlay, imbuh Danang.

Rehabilitasi jembatan itu adalah penggantian plat jembatan. Dibongkar plat atas, tanpa membongkar pondasinya. Tujuannya untuk memperpanjang usia jembatan dan menambah kokoh badan jembatan.