Bisnis  

Influencer Marketing bergeser dari strategi awareness menjadi ROI di seluruh APAC

Influencer Marketing bergeser dari strategi awareness menjadi ROI di seluruh APAC

Laporan terbaru AnyMind Group menunjukkan bahwa influencer marketing kini mendorong kepercayaan, minat beli, dan optimalisasi ROI, mengubah cara merek melakukan pendekatan terhadap pertumbuhan berbasis commerce.

Singapura – 03 Februari 2026 – AnyMind Group [TSE:5027], sebuah perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, telah merilis State of Influencer Marketing in APAC Report 2026. Laporan ini mengungkapkan pergeseran mendasar dalam influencer marketing di seluruh kawasan. Influencer marketing di Asia telah berevolusi dari sekadar penggerak upper-funnel menjadi penggerak hasil (outcome-driver) pada tahun 2025. Influencer semakin terbukti mampu memengaruhi kepercayaan, niat beli, dan hasil commerce yang terukur, alih-alih hanya berfungsi sebagai sarana kesadaran merek di tahap awal.

Baca Juga  Dorong Penghijauan di Jateng dan DIY, Linknet Laksanakan Program New Home-Pass, New Tree

Laporan ini disusun berdasarkan data pihak pertama dari AnyTag, yang mencakup hampir 7.000 kampanye influencer marketing dan lebih dari 1,1 juta influencer di 10 pasar Asia-Pasifik, termasuk Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Berdasarkan aktivitas influencer marketing sepanjang tahun 2025 dan analisis longitudinal terhadap kampanye yang dilakukan sejak 2023, merek semakin banyak melibatkan influencer sebagai mitra performa (performance partners) di sepanjang perjalanan pengambilan keputusan konsumen. Hal ini mencerminkan meningkatnya tekanan untuk mengoptimalkan ROI dan memberikan justifikasi terhadap investasi pemasaran.