Holding Perkebunan Nusantara Dukung Konservasi Orang Utan Kalimantan Lewat PalmCo

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Konservasi Orang Utan Kalimantan Lewat PalmCo

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo, yang mengelola ratusan ribu hektare perkebunan sawit baik Kebun Inti maupun Kebun Plasma, memperluas kontribusinya di bidang konservasi. Salah satau upay ayang dilalukan yakni dengan mendukung program rehabilitasi Orangutan Kalimantan yang terancam punah di tengah krisis habitat hutan tropis.

Melalui kemitraan dengan lembaga konservasi Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF), PalmCo mendukung proses rehabilitasi penuh bagi sejumlah individu Orang Utan bernama Oka, Christina, dan Zahri. Ketiganya merupakan Orang Utan yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan akibat pemeliharaan ilegal, perdagangan, hingga kehilangan habitat. Setelah melalui tahapan panjang, kini mereka memasuki fase akhir sebelum dilepasliarkan kembali ke hutan bebas.

Baca Juga  VRITIMES Jalin Kemitraan Strategis dengan Infosulawesi.com untuk Perkuat Distribusi Berita Digital

“Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami menjadikan keberlanjutan sebagai aksi nyata yang berdampak pada lingkungan dan spesies asli Indonesia,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa.

Jatmiko menegaskan, pelestarian satwa endemik seperti Orang Utan harus dipandang sebagai tanggung jawab ekologis perusahaan, bukan sekadar filantropi.

Tahapan Rehabilitasi Panjang

Program konservasi yang dijalankan PalmCo bersama BOS Foundation meliputi karantina, pemeriksaan medis, hingga rehabilitasi di Sekolah Hutan. Di sini, Orang Utan dilatih kembali memanjat, mencari pakan alami, mengenali bahaya, dan hidup mandiri. Proses ini bisa berlangsung hingga delapan tahun sebelum satwa benar-benar siap dilepasliarkan ke habitat yang aman.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES