Harga Beras Naik, Menjadi Buah Bibir Ibu Rumah Tangga di Blora

Harga Beras Naik, Menjadi Buah Bibir Ibu Rumah Tangga di Blora

Blora – mediapatriotindonesia.com
Harga beras mulai naik beberapa hari terakhir di Blora, Jawa Tengah. Hal itu menjadi buah bibir ibu rumah tangga di sebagian wilayah kabupaten setempat. Seperti di perumnas Karangjati RW V Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora, Selasa (12/9/2023).

Menurut Bu Wawan, salah seorang penjual beras warga RT 5/RW V Perumnas Karangjati, sekarang harga beras jenis mapan kemasan 5 kg harganya naik menjadi Rp65 ribu yang sebelumnya Rp55 ribu. Sementara harga beras di pasar tradisional Sido Makmur Blora naik rata rata Rp2000 per kilogram.

Untuk harga beras jenis C4 kualitas premium semula Rp12.000 per kilogram sudah naik menjadi Rp14.000 per kilogram. Sedangkan beras C4 kualitas medium naik dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp12.000 per kilogram.

Baca Juga  Hari UKM Nasional, Google dan YouTube Akan Berikan lebih dari 2 miliar Rupiah untuk Membantu Akselerasi Digital UKM

Berdasarkan keterangan dari Plt. Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternaan Kabupaten (DP4) Blora Ngaliman, bahwa menaiknya harga beras salah satu penyebabnya terjadinya musim kemarau yang ekstrim sebagai dampak dari El Nino sehingga produksi gabah dari para petani menurun.

“Sebagai indikasi saat ini harga gabah naik mencapai harga Rp7.500 per kilogram,” jelasnya, Selasa (12/9/2023).

Di tingkat lapangan para petani cendurung menjual gabah dari pada menjual beras. “Disamping itu saat panen padi banyak tengkulak dari luar kota yang melakukan penebasan padi petani untuk dijual berasnya diluar daerah,” terangnya.