Bisnis  

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan di hari Senin, 9 Februari 2026 diperkirakan masih berada dalam rentang fluktuatif, namun dengan kecenderungan melanjutkan penguatan. Setelah mengalami tekanan cukup signifikan pada sesi sebelumnya, emas kini memasuki fase konsolidasi yang dinilai sebagai bagian dari proses penyesuaian pasar. Berdasarkan kajian Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, penurunan lebih dari 1% yang terjadi pada sesi Amerika Utara hari Rabu tidak serta-merta mengubah arah tren utama emas yang masih condong ke atas.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi dalam tiga hari terakhir di sekitar US$5.091 per ounce. Namun, penguatan tersebut diikuti oleh aksi koreksi sehingga XAU/USD kembali bergerak di area US$4.901. Tekanan tersebut muncul seiring dengan penguatan Dolar AS secara moderat serta beragamnya sentimen yang berkembang di pasar keuangan global. Meski demikian, koreksi tersebut dinilai masih wajar dalam konteks tren naik yang sedang berlangsung.

Baca Juga  BRI Region 6/Jakarta 1 Resmikan Pembukaan BRI KCP Sedayu City

Secara teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih berada dalam jalur bullish. Pola candlestick yang terbentuk pada timeframe harian, ditambah dengan posisi harga yang masih bertahan di atas indikator Moving Average utama, menunjukkan bahwa dominasi pembeli belum sepenuhnya melemah. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli masih cukup kuat, meskipun pasar sempat diwarnai aksi ambil untung setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir.