Kubu Raya –MEDIA PATRIOT INDONESIA
Pelaksanaan proyek pengembangan infrastruktur sosial ekonomi Wilayah (PISEW). (Pokir) Anggota DPR RI dari Partai NSDM dengan pagu anggaran sekitar Rp500 juta yang berlokasi di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Telok Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, diduga dikerjakan tidak sesuai standar kualitas.
Berdasarkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya, kondisi fisik bangunan pada proyek tersebut kini disebut hancur lebur dan mengalami banyak keretakan, meskipun belum lama selesai dikerjakan. Kerusakan tersebut menimbulkan kekecewaan masyarakat setempat karena proyek yang bersumber dari anggaran negara itu diharapkan dapat bertahan lama dan memberi manfaat maksimal bagi warga.
Seorang warga Desa Tanjung Bunga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan terlihat jelas pada bagian struktur bangunan. “Belum lama selesai, tapi sudah banyak yang retak. Ini sangat disayangkan, karena dananya besar,” ujarnya.
Diketahui, proyek Pokir tersebut dilaksanakan oleh Suriyanto selaku pelaksana kegiatan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab kerusakan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, dinas teknis terkait, serta aparat pengawasan dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan fisik dan audit mutu pekerjaan. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi atau dugaan kelalaian, warga meminta agar dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.






