Bireuen , Media Patriot Indonesia
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, didampingi Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Bireuen untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan positif terhadap upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bireuen.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Mukhlis dalam agenda Coffee Morning bersama insan pers, yang berlangsung pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bireuen telah bekerja keras tanpa mengenal batas waktu dalam menangani dampak banjir. Berbagai langkah strategis telah dilakukan, di antaranya pembangunan jembatan darurat dan permanen sebagai akses transportasi masyarakat, sehingga distribusi kebutuhan pokok dapat kembali normal dan stabilitas harga sembako tetap terjaga.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat, saat ini tidak ada lagi wilayah di Kabupaten Bireuen yang terisolir. Seluruh daerah, termasuk pelosok, sudah dapat dijangkau,” ujar Mukhlis.
Namun demikian, Bupati mengakui bahwa bencana banjir yang terjadi baru-baru ini merupakan musibah besar yang di luar perkiraan. Menurutnya, sepanjang pengalamannya menjabat sebagai Bupati, bencana dengan dampak sebesar ini baru pertama kali dirasakan sejak peristiwa tsunami Aceh.
“Kita semua masih dalam kondisi shock, baik masyarakat maupun pemerintah. Berdasarkan data sementara, jumlah rumah yang mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan mencapai lebih dari 16 ribu unit, dengan 118 ribu lebih kepala keluarga terdampak. Selain itu, sekitar 2.000 hektare sawah rusak akibat banjir, termasuk tambak masyarakat. Jika hal ini tidak segera tertangani, tentu sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Bupati Mukhlis juga menyampaikan bahwa terdapat tujuh irigasi besar yang terdampak banjir. Seluruh irigasi tersebut merupakan sumber pengairan utama bagi sawah masyarakat, sehingga kerusakannya berpotensi mengancam ketahanan pangan daerah.
“Mudah-mudahan masyarakat kita tidak sampai mengalami kekurangan pangan. Kita percaya, masyarakat Bireuen adalah masyarakat yang mandiri dan tangguh dalam menghadapi ujian,” tambahnya dengan penuh harap.
Dalam sesi dialog bersama insan pers, berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan. Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan tidak tinggal diam dalam menangani percepatan pemulihan pasca bencana. Bupati dan Wakil Bupati secara langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi nyata serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen juga tengah berupaya membantu pembangunan rumah bagi warga yang terdampak banjir sebagai bagian dari pemulihan jangka menengah dan panjang.
Menutup pertemuan tersebut, Bupati Mukhlis kembali mengajak insan pers untuk terus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah, dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan.
“Pers memiliki peran penting dalam membangun optimisme dan kepercayaan publik. Mari kita saling mendukung demi Bireuen yang lebih kuat dan bangkit dari bencana,” pungkasnya.
Kegiatan Coffee Morning ini turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Bappeda, Kepala SKPK, para Camat, serta undangan lainnya. ( Hendra)






