Berita  

Bunga Melati Ditanam di Bulan Ramadhan, Baunya Harum dan Membuat Hati Nyaman.

Bunga Melati Ditanam di Bulan Ramadhan, Baunya Harum dan Membuat Hati Nyaman.

BLORA, JATENG, Media Patriot Indonesia – Semangat memakmurkan tempat ibadah terpancar kuat di Masjid Nurul Falah, Perumnas Karangjati.

Memasuki hari ketujuh Ramadan 1447 H, Rabu (25/2/2026), antusiasme jemaah terlihat dalam rangkaian salat Isya dan Tarawih berjemaah yang dilanjutkan dengan tradisi “legendaris” yaitu Kuliah Tujuh Menit (Kultum).

Pada kesempatan tersebut, mantan Sekda Blora Ir. H. Bambang Sulistya, M.MA., kembali dipercaya berdiri di mimbar setelah 14 tahun masa purna tugas untuk membagikan pesan kebaikan.

Mengangkat tema “Etika Bermasyarakat”, kultum kali ini mengajak jemaah merenungkan kondisi sosial saat ini melalui kacamata sastrawan besar Raden Ngabehi Ronggowarsito tentang ramalan Zaman Edan.

“Zaman edan ditandai dengan kemerosotan moral, korupsi yang merajalela, hingga etika yang dinihilkan. Namun, pesan beliau tetap relevan: Sak beja-bejane wong lali, isih bejo karo sing eling lan waspada,” ujar sang penceramah di hadapan jemaah.

Baca Juga  Kadinkes Bireuen Dampingi Tim Monitoring Kementerian Kesehatan Tinjau Dampak Banjir Bandang di Puskesmas Peusangan

Fenomena Sosial dan Krisis Adab

Kultum tersebut menyoroti fenomena viral di media sosial, seperti kritik tak beretika dari tokoh mahasiswa hingga pernyataan kontroversial penerima beasiswa luar negeri. Hal ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa unggah-ungguh dan budi pekerti mulai dikesampingkan.

Dalam pantun yang disampaikan, beliau menyindir budaya “sumbu pendek” dan hoaks yang kerap mewarnai media sosial, sembari mengingatkan bahwa etika bukan sekadar wacana, melainkan aturan praktis untuk menciptakan harmonisasi dan kepercayaan di lingkungan sosial.