Jakarta, 7 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja keuangan tahun 2025 dengan tetap menjaga fundamental bisnis yang solid di tengah tantangan industri pembiayaan yang dinamis. Sepanjang periode tersebut, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp90,88 miliar.
Capaian ini mencerminkan upaya perusahaan dalam melakukan penyesuaian strategi bisnis secara prudent, seiring dengan dinamika pasar dan tekanan pada sisi pendapatan. Secara tahunan (year-on-year/YoY), laba tercatat mengalami penurunan sebesar 12,53% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp103,90 miliar.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Di tengah dinamika industri pembiayaan, kami tetap fokus pada pengelolaan risiko yang prudent dan peningkatan kualitas portofolio. Berbagai penyesuaian strategi bisnis kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.”
Dari sisi top line, total pendapatan BRI Finance tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,23 triliun, atau turun 12,76% YoY dari Rp1,41 triliun pada tahun sebelumnya. Struktur pendapatan Perseroan tetap ditopang oleh portofolio pembiayaan yang terdiversifikasi, dengan kontribusi utama berasal dari pembiayaan multiguna sebesar Rp546,57 miliar, diikuti pendapatan sewa operasi senilai Rp375,74 miliar, serta pembiayaan investasi sebesar Rp175,91 miliar.






