Berita  

BPBD Kabupaten Rembang Mencatat Dampak Kerusakan terjadi di 23 Desa yang Tersebar di 10 Kecamatan.

BPBD Kabupaten Rembang Mencatat Dampak Kerusakan terjadi di 23 Desa yang Tersebar di 10 Kecamatan.

REMBANG,JATENG, Media Patriot Indonesia

– Rangkaian bencana alam dari banjir hingga tanah longsor yang menerjang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada periode 8-14 Januari 2026, membawa dampak ekonomi yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, total kerugian materiil akibat bencana tersebut diperkirakan tembus Rp 2 miliar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Sri Jarwati, mengungkapkan estimasi kerugian tersebut mencakup kerusakan bangunan rumah, fasilitas umum, hingga sektor ekonomi masyarakat.

Kerusakan tersebar di berbagai bidang vital, mulai dari pendidikan, pertanian, perikanan, kesehatan, hingga infrastruktur pekerjaan umum.

“Secara umum, penanganan darurat telah berjalan cukup baik melalui koordinasi lintas sektor. Masa tanggap darurat ditetapkan hingga 14 Januari 2026, dan tim BPBD terus bergerak aktif di lapangan,” ujarnya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga  Wali Nanggroe Aceh Kunjungi Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim Bireuen: Meneguhkan Komitmen terhadap Pendidikan dan Pembangunan SDM Aceh

Hingga saat ini, BPBD mencatat dampak kerusakan terjadi di 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Rembang. Untuk meringankan beban warga yang kehilangan penghasilan karena tidak dapat bekerja selama bencana, pemerintah telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pokok, pakaian, hingga terpal bagi warga yang rumahnya terdampak langsung.

Selain penyaluran bantuan, BPBD bersama pemerintah desa setempat juga mulai menggerakkan kegiatan pemulihan. Upaya ini meliputi kerja bakti pembersihan lingkungan permukiman serta perbaikan darurat pada sarana dan prasarana lingkungan yang rusak agar aktivitas warga bisa kembali berjalan.

Penulis: Team Jawa Tengah Editor: Admin