Jakarta, 1 April 2026 – Kondisi pasar logam mulia saat ini tengah berada dalam fase yang sangat dinamis, di mana harga emas dan perak menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Di saat bersamaan investasi aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON) menjadi pilihan yang diminati saat ini.
Sebelumnya berdasarkan laporan dari Investor.id tren pergerakan harga emas justru menunjukkan lonjakan yang signifikan pada awal kuartal kedua tahun ini, diketahui harga emas Antam terpantau melejit sebesar Rp75.000 hingga mencapai level Rp2.902.000 per gram pada Rabu, 1 April 2026.
Kenaikan ini sangat kontras jika dibandingkan dengan pergerakan hari-hari sebelumnya yang sempat mengalami pelemahan tipis. Secara akumulatif, emas Antam telah mencatatkan pertumbuhan sekitar 13% sejak awal Januari 2026, yang mempertegas bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap instrumen berbasis emas tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga di pasar internasional.
Di saat bersamaan investasi aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON) menjadi pilihan yang diminati saat ini. Di mana, $XAUT menggabungkan antara nilai aset fisik yang setara 1:1 dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, dan efisien melalui teknologi blockchain.






