Ajang seni rupa kontemporer Art Jakarta Papers kembali digelar pada 5–8 Februari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3. Sebagai bagian dari rangkaian pameran Art Jakarta yang sebelumnya diselenggarakan di JIExpo Kemayoran dan Hutan Kota by Plataran, edisi Art Jakarta Papers tahun ini secara khusus menyoroti beragam kemungkinan artistik yang ditawarkan oleh media kertas dalam praktik seni kontemporer.
Pameran ini menghadirkan eksplorasi luas, mulai dari gambar, cetakan, patung, hingga instalasi, yang menunjukkan bahwa media kertas memiliki potensi ekspresi yang tak terbatas. Lebih dari sekadar ruang pameran, Art Jakarta Papers turut membangun ekosistem dan pasar seni kontemporer berbasis kertas yang dinamis di Indonesia dan kawasan regional.
Dalam ajang ini, sejumlah Binusian turut berpartisipasi menampilkan karya, di antaranya Adi Sundoro (dosen DKV New Media BINUS University), serta Wai Santy dan Diva Meshia (alumni DKV New Media).
Eksplorasi Media Kertas sebagai Representasi Zaman
Bagi Adi Sundoro, seni rupa kontemporer menuntut seniman untuk terus bereksplorasi dan berinovasi agar mampu menghadirkan karya yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Dalam dunia seni rupa kontemporer hari ini kita dituntut untuk terus bereksplorasi serta berinovasi agar dapat menghadirkan karya yang relate dengan perkembangan zaman, serta memiliki artikulasi yang tepat terhadap isu atau gagasan yang dibawanya. Karya seni rupa hari ini tidak hanya berbicara mengenai keindahan visual semata, karena apapun dapat menjadi karya seni. Terlebih melalui era seni rupa kontemporer ini, seni dapat bekerja dengan disiplin ilmu lain,” ungkapnya.






