Berbagi Bahagia Bersama Anak Berkebutuhan Khusus: Yayasan Griya Harapan Perkenalkan Anak Dengan Alam Terbuka

Berbagi Bahagia Bersama Anak Berkebutuhan Khusus: Yayasan Griya Harapan Perkenalkan Anak Dengan Alam Terbuka

Rembang-mediapatriotindonesia.com
Yayasan Griya Harapan merupakan komunitas/ yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) setingkat anak sekolah dasar ( SD ), dimana yayasan ini merupakan bentukan dari perusahaan Al Zena skincare.

Yayasan yang berdiri sejak Nopember tahun 2022 bertempat di wilayah Trangkil Pati Jawa Tengah tersebut awal berdiri hanya 16 anak didik hingga sekarang telah ada hampir mencapai 100 anak didik.

Dimana harapan dari yayasan griya harapan ini sendiri dikatakan oleh Dr. Novy Oktaviana sp Dv dalam acara temu silaturrahmi bersama anak didik beserta orang tua murid di wisata Pantai Karang Jahe Kabupaten Rembang Rabu ( 14/06/2023 ) ” Bahwasanya kegiatan semacam ini untuk mengenalkan dunia luar/outbond, dimana tujuannya agar menumbuhkan kepribadian yang pemberani, mampu bekerjasama dalam team, dimana nantinya karakter itu akan tumbuh dalam kehidupan sehari hari seperti contoh anak mampu melayani orang tua, tak merasa terdiskriminasi dalam lingkungan masyarakat, maupun mampu menahan Bullyan dari kawan kawannya.

Memang dalam kurikulum kita tekankan pada pendidikan agama baik mengaji maupun menulis sedangkan pada pendidikan karya seperti membatik, membuat kue, pelatihan makeup, serta pelatihan lainnya.

Terpenting dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus dimana kita memberikan wawasan bahwasanya jangan pernah ada rasa minder untuk selalu berkarya, kita tunjukkan bahwa kita juga mampu seperti pada anak normal lainnya,” ucapnya.

Ibu Sri Ningsih salah satu orang tua siswa mengungkapkan,” Kebahagiaan bagi kami para orang tua siswa dimana adanya yayasan ini selain tanpa adanya pungutan apapun ditambah tenaga pengajar profesional dalam menangani anak berkebutuhan khusus, dimana setelah mengikuti kegiatan belajar perkembangannya pesat sekali, mulai kreatif, mempunyai semangat belajar, serta pintar berkreasi,” ungkapnya.


Untuk di Pati sendiri telah ada 86 anak didik dengan berbagai anak yang berkebutuhan khusus. Lebih lagi dalam waktu dekat telah di rencanakan membuka 2 cabang lagi di wilayah Tayu dan Juwana sementara untuk di Kabupaten Rembang akan segera menyusul.

Penulis: AzizEditor: Redaksi