Berita  

ANGKA PERNIKAHAN DIUSIA ANAK MASIH TERGOLONG TINGGI, DPPKBP3A SUMEDANG LAKUKAN HAL INI

ANGKA PERNIKAHAN DIUSIA ANAK MASIH TERGOLONG TINGGI, DPPKBP3A SUMEDANG LAKUKAN HAL INI

Sumedang, Mediapatriotindonesia.com- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang melaporkan angka, dispensasi pernikahan anak yang dikabulkan Pengadilan Agama sebanyak 229 kasus pada 2022. Angka tersebut mengalami penurunan jauh dibawah data tahun 2021 sebanyak 1348.

Pemberian Dispensasi ini adalah pemberian hak kepada seseorang untuk menikah meski belum mencapai batas minimum usia pernikahan yang didefinisikan sebagai keringanan yang diberikan pengadilan agama kepada calon mempelai yang belum berusia 19 (sembilan belas) tahun untuk melangsungkan perkawinan. Sebagaimana diatur dalam UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Meskipun angka pernikahan anak pada 2022 menurun akan tetapi DPPKBP3A Kabupaten Sumedang mengaku belum bisa zero dispensasi pernikahan anak ini. Namun, adanya penurunan dispensasi dapat menjadi awal bagi pencegahan perkawinan diusia anak.

Baca Juga  Bupati Blora Tinjau Kesiapan Rumah Sakit Bhayangkara Kunduran

“Secara data tahun 2021 memang Sumedang masih tergolong tinggi angka dispensasi pernikahan anak, namun seiring berjalanya waktu dengan kerja keras Pemda Sumedang berkolaborasi bersama semua mitra steakholder berhasil menurun angka pernikahan diusia anak, tercatat di pengadilan agama yang mengajukan dispensasi sebanyak 246 dan yang di ACC/dikabulkan 229 pernikahan usia anak.” Ungkap Kabid P3A pada DPPKBP3A Kabupaten Sumedang, Ekky Riswandiyah pada awak media di Puspaga ( Pusat Pembelajaran Keluarga) MPP Sumedang, Kamis, (26/01/2023).

Penulis: Aep Sunarya Kabiro SumedangEditor: Admin