Berita  

Akibat kurangnya Perhatian Pemerintah SetempatTerdapat Anak Terkena Giji Buruk di Wilayah Desa Mandalahaji Kec,Pacet Kab.Bandung Jawa Barat

Akibat kurangnya Perhatian Pemerintah SetempatTerdapat Anak Terkena Giji Buruk di Wilayah Desa Mandalahaji Kec,Pacet Kab.Bandung Jawa Barat

Kabupaten Bandung Media Patriot.Com

Silvi Amanda lahir 2017 anak dari ibu Iis ,Bapak Ajang Komarudin Sampai saat ini masih terbaring dengan kondisi yang memprihatinkan.

Ibu Iis menjelaskan Tanggal 13 agustus 2025 di Kp.Ranca RW 16 RT 51 di rumah orang tua nya ( Belum punya rumah ) masih menempati alm.Nenek di Desa Mandala haji kec.Pacet Kabupaten Bandung,jawa Barat Prihal anaknya ( Silvia Amanda ) di usia 30 hari anaknya panas ,serta kejang di bawa ke Dokter Del dan di rujuk ke RSUD EBAH Majalaya 15 hari koma ,berkat keseriusan perawatan di rumah sakit ebah ,
alhamdulilah anak saya sadar dari komanya dan sampai sekarang di usia 8 tahun secara rutin kontrol terapi 2 minggu sekali serta 1bulan sekali,yang hasil diagnosa sampai saat ini TBC Usus,dulu suami bekerja di pabrik ,sekarang buka kompeksi kecil kecilan ,jadi biaya berangkat kerumah sakit kadang kadang harus pinjam dulu ke tetangga ,akibat lemahnya perekonomian bisa di sebut ( keluarga kebutuhan khusus)’jelas” nya

Baca Juga  Imbas Dari Tambang Tambang Ilegal Membuat Hutan Di Gunung Tamang Sudah Hampir Gundul

ucapan terima kasih ke ibu kades sudah berkenan datang Baru melihat silvia tanggal 6 agustus 2025 ,serta kami mengucapkan terima kasih atas buah tangan ibu kades memberikan ke Silvia Amanda berupa,Pemper satupak,Endog ayam 2 kilo ,Tisu, 3 kueh mp asi ,30 sabun likwid 1 serta uang sejumlah Rp.200 Ribu mewakili dari pemerintah desa mandala haji .
perihal bantuan dari desa mandalahaji ketua puskesos desa mandalahaji merangkap ( kesra) pernah mengantar ke rumah sakit alifa untuk terapi dan mendapatkan bantuan dari rumah sakit alifa kursi roda,serta di ajukan BPJS PBI alhamdulilah aktif.
Perihal bantuan lainnya
Bantuan program pemerintah lainnya belum pernah mendapatkan baik BPNT maupun PKH

Penulis: Tedi Kusnadi Kabiro Bandung Editor: Admin